Kok Bisa Diharamkan Babi di Negeri Tanpa Babi?

0
166

PERTANYAAN
Menyambung pertanyaan di atas tentang haramnya babi dlm Quran adalah Baginda Rasulullah Saw seumur hidupnya tdk pernah melihat babi. Dan memang babi tdk pernah ada di daerah jazirah Arab.

Pertanyaannya gimana orang Arab memahami ayat Qur’an tentangnya haramnya babi ? Apakah ada kata babi dalam kosa kata orang Arab yang tdk pernah melihat babi. (+62838976xxxxx)

JAWABAN
Pertama, belum tentu orang Arab tidak pernah melihat babi. Ditemukan pendapat mengatakan bahwa satu-satunya kabilah yang pernah memelihara babi adalah Bani Taghlib, pecahan dari Bani Bakr bin Wail, keturunan Rabi’ah yang beragama Nashrani, yang sudah migrasi ke Irak sejak abad ke-7 M.

Terdapat juga riwayat yang menjelaskan bahwa dahulu Nabi ‘Isa a.s. pernah berpapasan dengan seekor babi. Dalam kitab al-Shumt wa Âdâb al-Lisân, Imam Ibnu Abi Dunya (823-894 M) memasukkan riwayat dari Imam Malik bin Anas r.a. tentang Nabi Isa a.s. dan seekor babi. Berikut riwayatnya:

حدثني الحسين بن علي بن يزيد أنبأنا عبد الله مسلمة، حدثنا مالك بن أنس رضي الله عنه قال: مرّ بعيسي ابن مريم عليه السلام خنزير، فقال: مُرَّ بسَلام، فقيل: يا روح الله، لهذا الخنزير تقول؟ قال: أَكْرَهُ أنْ أُعَوِّدَ لِسانِي علي الشَّرِّ

Al-Husein bin Ali bin Yazid bercerita, Abdullah Maslamah bercerita, Malik bin Anas radliyallahu ‘anhu bercerita kepada kami, ia berkata: Isa bin Maryam ‘alaihissalam berpapasan dengan seekor babi, ia berkata: “Melintaslah dengan selamat (hati-hati).” Kemudian ia ditanya: “Wahai ruh Allah, untuk babi ini kau berucap (seperti itu)?” Isa menjawab: “Aku tak ingin membiasakan lidahku (mengucapkan hal-hal) buruk. (Imam Ibnu Abi Dunya, al-Shamt wa Âdâb al-Lisân, Beirut: Dar al-Kutub al-‘Arabi, 1990, hlm. 176-177)

Imam Ibnu ‘Abdi al-Bar (368-463 H) berkomentar:

إنّما قيل ذلك لعيسي لأن الخنزير كثير الأذَي لبَنِي آدم في أموالهم من زروعهم وكرومهم, وكذلك نقول لعيسي: تقول لخنزير خيرًا؟ فقال: أكْرَهُ أن أُعَوِّدَ لِسانِي النُّطْقَ بِالسّوء

Nabi Isa ditanya seperti itu karena sesungguhnya babi itu memberi banyak kerugian kepada bani Adam (manusia) dalam hal harta benda, yaitu (dalam) pertanian dan perkebunan mereka. Karena itu (seakan-akan) kita bertanya pada Isa: ‘Kau berucap baik kepada babi (yang sering merugikan kami)?’ Ia menjawab: ‘Aku tak ingin membiasakan lidahku berkata-kata dengan keburukan. (Imam Abu Umar Ibnu ‘Abdi al-Bar, al-Istidzkâr, 1993, Juz 27, hlm. 311.)

Kedua, membaca realitas tentang ayat yang diturunkan tentang keharaman babi yang diturunkan di fase Makkiyah (Surat al-An’am dan an-Nahl), dan kemudian dikuatkan di fase Madaniyah (Surat Al-Baqarah dan Al-Maidah), dan bahkan sebelum penaklukkan Persia dan Romawi.

Jika turunnya ayat ini dalam kondisi Rasulullah SAW belum pernah melihat babi, maka justru ini akan menegaskan kemukjizatan Al-Qur’an yang bukan karangan Rasulullah SAW, sekaligus menguatkan bahwa seluruh ayatnya adalah dari Allah SWT Yang Telah Menurunkan lafazh dan makna ke dalam jiwa Rasulullah SAW. Dengan demikian, makna ayat-ayat Al-Qur’an telah dipahami Rasulullah SAW saat diturunkan kepadanya, bersama bimbingan Jibril a.s. yang menurunkan lafazh berikut maknanya.

Ketiga, ketika ayat Al-Qur’an telah diturunkan, maka bagi kaum muslimin yang sudah tidak lagi meragukan kandungan isinya, maka yang terbaik adalah meneguhkan jiwanya dalam keimanan: kami dengar dan kami segera ta’at (sami’na wa atha’na).

Demikian dalam masalah ini secara ringkas.

Wallahu a’lam,
Dr. Wido Supraha | (Ketua BP Daarul Uluum PUI Majalengka | Wakil Ketua Komisi Penelitian dan Pengkajian MUI Pusat)


Pertanyaan seputar Aqidah, Ibadah dan Akhlak dapat disampaikan kepada Admin DU: wa.me/6287726541098

Yuk Bersama Berwakaf Masjid Pusaka Putri di bulan Ramadhan ini. Wakaf dapat melalui transfer ke nomor rekening:
 BSI: 7176948277 a.n. Panitia Pembangunan Masjid Pusaka Putri

Bukti transfer bisa dikirim melalui: 087726541098 | https://wa.me/6287726541098
Kami akan kirimkan surat dan lembar kwitansi penerimaannya kepada sahabat.

? https://www.instagram.com/daarululuum1911/
? https://twitter.com/daarululuum1911
? https://daarul-uluum.sch.id