Minggu, Februari 1, 2026
Beranda Berita MORAL DEFENSE DENGAN TAKLIM PENGADABAN

MORAL DEFENSE DENGAN TAKLIM PENGADABAN

0
167

daarul-uluum.sch.id Berkaca dari kejadian-kejadian yang saat ini viral di media sosial, termasuk maraknya kenakalan remaja seperti kebiasaan merokok, kita melihat tanda melemahnya kontrol diri dan moral generasi muda. Banyak remaja terjebak dalam perilaku tersebut karena pengaruh lingkungan dan keinginan untuk diakui. Media sosial seringkali memperparah keadaan dengan menormalisasi tindakan yang seharusnya dihindari. Padahal, kebiasaan itu bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga mencoreng citra moral remaja sebagai harapan bangsa. Inilah pentingnya memperkuat pertahanan moral agar remaja mampu membedakan mana yang baik dan yang menjerumuskan. Adab dan kesadaran diri harus menjadi benteng menghadapi pengaruh buruk dari luar. Dengan moral yang kuat, remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bertanggung jawab.

Baca Juga : PELANTIKAN PENGURUS ORGANISASI INTRA MA | MASA AMAL 2025-2026

Ego orang tua terhadap anak kesayangannya sering kali tanpa disadari memperburuk moral dan adab seorang anak. Saat anak selalu dibenarkan dan dimanja, ia tumbuh tanpa memahami batas perilaku yang baik. Rasa superior pun muncul, membuatnya sulit menerima kritik dan nasihat. Perlakuan istimewa ini menumbuhkan sifat egois dan kurang empati terhadap orang lain. Akhirnya, kasih sayang yang berlebihan justru melemahkan karakter dan tanggung jawab anak.

Baca Juga : ENGLISH STUDY CAMP PARE, KEDIRI, JAWA TIMUR 2025

Salah satu bentuk Moral Defense di Perguruan Daarul Uluum PUI Majalengka adalah melalui kegiatan Taklim Ishlah Pengadaban. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan moral dan adab yang dikemas secara mendalam dan terarah. Setiap murid dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil agar proses bimbingan berjalan lebih efektif dan personal. Dalam kelompok tersebut, mereka dibimbing oleh seorang Mushlih, yaitu pendidik yang berperan sebagai pembimbing akhlak dan penuntun karakter. Melalui pendekatan ini, setiap murid diajak untuk mengenal nilai-nilai kebaikan dan membiasakan perilaku beradab dalam keseharian. Taklim Ishlah tidak hanya menanamkan ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian yang berakhlak mulia.

Baca Juga : PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1447 H

Harapannya, melalui pembinaan moral yang berkelanjutan, setiap murid mampu tumbuh menjadi pribadi yang beradab, berkarakter, dan bertanggung jawab. Pengaruh buruk dari media sosial, kenakalan remaja, serta sikap egois yang muncul di lingkungan keluarga diharapkan dapat diimbangi dengan kekuatan akhlak dan bimbingan yang tepat. Dengan adanya kegiatan seperti Taklim Ishlah Pengadaban, seluruh murid Daarul Uluum PUI Majalengka, tidak hanya memahami nilai-nilai kebaikan, tetapi juga membiasakannya dalam tindakan nyata. Peran orang tua, guru, dan lingkungan menjadi kunci dalam membangun ketahanan moral generasi. Semoga upaya ini melahirkan generasi Daarul Uluum yang tangguh, berilmu, dan beradab dalam menghadapi tantangan zaman.